Skip to main content

Cara Shalat 5 Waktu Berjamaah Sebagai Imam untuk Istri Lengkap

Cara Shalat 5 Waktu Berjamaah Sebagai Imam untuk Istri Lengkap

🕌 Cara Shalat 5 Waktu Berjamaah Sebagai Imam untuk Istri (Lengkap)

Ilustrasi shalat berjamaah suami istri

Shalat berjamaah bersama istri adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain mendapatkan pahala lebih besar, juga dapat mempererat hubungan rumah tangga.

🌙 Keutamaan Shalat Berjamaah

Shalat berjamaah lebih utama dibandingkan shalat sendiri. Bahkan pahalanya dilipatgandakan hingga 27 derajat.

🧎‍♂️ Posisi Imam dan Makmum

  • Suami sebagai imam di depan
  • Istri sebagai makmum di belakang

🧎‍♂️ Penjelasan Gerakan Shalat Lengkap

Berikut adalah urutan gerakan shalat dari awal hingga akhir yang dilakukan oleh imam (suami) dan diikuti oleh makmum (istri):

1. Berdiri Tegak (Jika Mampu)

Shalat dimulai dengan berdiri tegak menghadap kiblat bagi yang mampu. Kedua tangan bersiap untuk takbir.

2. Takbiratul Ihram

Mengangkat kedua tangan sejajar telinga atau bahu sambil mengucapkan Allahu Akbar. Setelah itu tangan disedekapkan di dada.

3. Membaca Doa Iftitah

Dibaca setelah takbiratul ihram pada rakaat pertama sebelum Al-Fatihah.

4. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek

Setelah doa iftitah, membaca Al-Fatihah lalu dilanjutkan dengan surat pendek atau ayat Al-Qur’an.

5. Ruku’

Membungkukkan badan hingga punggung rata, tangan memegang lutut, dan kepala sejajar dengan punggung.

6. I’tidal (Bangkit dari Ruku’)

Berdiri kembali dengan tegak setelah ruku sambil membaca doa i’tidal.

7. Sujud

Sujud dengan meletakkan tujuh anggota tubuh ke lantai: dahi, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung kaki.

8. Duduk di Antara Dua Sujud

Duduk sejenak di antara dua sujud sambil membaca doa.

9. Sujud Kedua

Melakukan sujud kembali seperti sujud pertama.

10. Berdiri ke Rakaat Berikutnya

Setelah sujud kedua, berdiri untuk melanjutkan rakaat berikutnya.

11. Tasyahud Awal

Duduk setelah rakaat kedua (pada shalat tertentu) untuk membaca tasyahud awal.

12. Tasyahud Akhir

Pada rakaat terakhir, duduk untuk membaca tasyahud akhir dan shalawat.

13. Salam

Menoleh ke kanan dan ke kiri sambil mengucapkan salam sebagai tanda berakhirnya shalat.

Dalam shalat berjamaah, makmum harus mengikuti gerakan imam dan tidak boleh mendahuluinya. Semua gerakan dilakukan dengan tenang (tuma'ninah).

🕋 Niat Shalat Sebagai Imam

Subuh:
Ushalli fardhas shubhi rak'ataini imaaman lillaahi ta'aalaa
Dzuhur:
Ushalli fardhazh zhuhri arba'a raka'aatin imaaman lillaahi ta'aalaa
Ashar:
Ushalli fardhal 'ashri arba'a raka'aatin imaaman lillaahi ta'aalaa
Maghrib:
Ushalli fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatin imaaman lillaahi ta'aalaa
Isya:
Ushalli fardhal 'isyaa'i arba'a raka'aatin imaaman lillaahi ta'aalaa

📖 Doa Iftitah (Rakaat Pertama)

Arab:
اللّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Latin:
Allahu akbar kabiraa, walhamdulillahi katsiiraa, wa subhanallahi bukratan wa ashiilaa.

Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa ana minal musyrikiin.

Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin, laa syariika lahu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Artinya:
Allah Maha Besar dengan sebenar-benarnya, segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang.

Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi dengan lurus dan berserah diri, dan aku bukan termasuk orang musyrik.

Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan seluruh alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan demikianlah aku diperintahkan, dan aku termasuk orang Muslim.

Doa iftitah dibaca pada rakaat pertama setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Al-Fatihah.

📿 Bacaan Ruku

Subhaana rabbiyal ‘azhiim (dibaca 3x)

🌿 Bacaan I’tidal

Sami’allahu liman hamidah
Rabbanaa lakal hamd

🤲 Bacaan Sujud

Subhaana rabbiyal a’laa (dibaca 3x)

🪷 Duduk di Antara Dua Sujud

Rabbighfir lii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii

🧎‍♂️ Bacaan Tasyahud Awal (Duduk Setelah Dua Rakaat)

Arab:
التَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ
السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللّهِ الصَّالِحِينَ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّهِ

Latin:
Attahiyyaatu lillaahi wash shalawaatu wath thayyibaat
Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh
Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin
Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah

Artinya:
Segala kehormatan, keberkahan, rahmat, dan kebaikan adalah milik Allah
Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah terlimpah kepadamu wahai Nabi
Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang shalih
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah

Tasyahud awal dibaca pada rakaat kedua (Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya) sebelum berdiri ke rakaat berikutnya.

🧎‍♂️ Bacaan Tasyahud Akhir (Rakaat Terakhir)

Arab:
التَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ
السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللّهِ الصَّالِحِينَ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّهِ

اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ
وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ
فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin:
Attahiyyaatu lillaahi wash shalawaatu wath thayyibaat
Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh
Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin
Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah

Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad
Kamaa shallaita ‘alaa Ibraahiim wa ‘alaa aali Ibraahiim
Wa baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad
Kamaa baarakta ‘alaa Ibraahiim wa ‘alaa aali Ibraahiim
Fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid

Artinya:
Segala kehormatan, keberkahan, dan kebaikan adalah milik Allah
Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah terlimpah kepadamu wahai Nabi
Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang shalih
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah

Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya
Sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya
Dan berkahilah Nabi Muhammad dan keluarganya
Sebagaimana Engkau telah memberkahi Nabi Ibrahim dan keluarganya
Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia

Tasyahud akhir dibaca pada rakaat terakhir sebelum salam dan merupakan rukun dalam shalat.

🤲 Doa Sebelum Salam (Setelah Tasyahud Akhir)

Arab:
اللّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ
وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Latin:
Allahumma inni a’uudzu bika min ‘adzaabi jahannam
wa min ‘adzaabil qabr
wa min fitnatil mahyaa wal mamaat
wa min fitnatil masiihid dajjaal

Artinya:
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka Jahannam
dan dari siksa kubur
serta dari fitnah kehidupan dan kematian
dan dari fitnah Al-Masih Dajjal

Doa ini dibaca setelah tasyahud akhir sebelum salam dan termasuk sunnah yang sangat dianjurkan dalam shalat.

📿 Doa Setelah Shalat

Arab:
اللّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

اللّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِزَوْجَتِي وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ

اللّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Latin:
Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam

Allahummaghfir lii waliwaalidayya walizaujatii walil mu’miniina wal mu’minaat

Allahumma laa maani’a limaa a’thaita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu

Artinya:
Ya Allah, Engkau adalah Maha Sejahtera dan dari-Mu kesejahteraan. Maha Suci Engkau wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kemuliaan.

Ya Allah, ampunilah aku, kedua orang tuaku, istriku, dan seluruh kaum mukminin dan mukminat.

Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau tahan, dan tidak berguna kekayaan bagi pemiliknya dari sisi-Mu.

Doa setelah shalat dapat dibaca setelah salam. Selain doa ini, juga dianjurkan berdzikir seperti membaca Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar masing-masing 33 kali.

🤲 Doa Qunut Subuh

Arab:
اللّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ
وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ
فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ
وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Latin:
Allahummahdinii fiiman hadait
Wa ‘aafinii fiiman ‘aafait
Wa tawallanii fiiman tawallait
Wa baarik lii fiimaa a’thait
Wa qinii syarra maa qadhait
Fa innaka taqdii wa laa yuqdhaa ‘alaik
Wa innahu laa yadzillu man waalait
Wa laa ya’izzu man ‘aadait
Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait

Artinya:
Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk
Berilah aku kesehatan bersama orang-orang yang Engkau beri kesehatan
Peliharalah aku bersama orang-orang yang Engkau pelihara
Berkahilah aku pada apa yang Engkau berikan
Lindungilah aku dari keburukan apa yang Engkau tetapkan
Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu
Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau lindungi
Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi
Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau

Kapan Doa Qunut Dibaca?

Doa qunut dibaca pada shalat Subuh saat rakaat kedua, yaitu setelah bangkit dari ruku (i’tidal) sebelum sujud.

Imam membaca doa qunut dengan suara keras, dan makmum (istri) mengaminkan.

Catatan: Doa qunut Subuh merupakan amalan yang umum dilakukan di sebagian umat Islam (seperti mazhab Syafi’i), namun ada juga yang tidak membacanya. Keduanya diperbolehkan sesuai keyakinan masing-masing.

⚠️ Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Makmum tidak boleh mendahului imam
  • Bacaan harus benar
  • Wudhu harus sah

🌟 Kesimpulan

Shalat berjamaah dengan istri adalah amalan sederhana namun penuh keberkahan. Biasakan mulai dari satu waktu hingga lima waktu.

PERHATIAN:Jika ingin membagikan informasi ini maka bagikan berserta link Postingan Blog ini - Terima kasih.
Newest Post
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui
Buka Komentar
Tutup Komentar